Blogger Backgrounds

Followers

Saturday, May 28, 2011

malam sepi

Kenapakah begitu susah untuk aku mengubah diri ini agar menjadi insan berguna pada mata Ilahi?
Kenapa begitu sukar diri ini untuk menerima segala kebenaran yang diajarkan padaku?
Begitu hitamkah hatiku ini?
Begitu menggunungkah dosa diriku ini?
Layakkah aku untuk meminta ampunanMu ya Allah?
Masih adakah ruang untuk hidayahMu bertapak dalam ruangan hati hitam ini ya Allah?

Kenapa begitu susah diri ini untuk mengalirkan air mata apabila disebut nama yang Maha Esa?
Kenapa begitu berat air mata ini untuk mengalir mendengar nama Rasulullah s.a.w?
Kenapa begitu jauh diri ini jika dibanding dengan para pejuang Islam yang lain?
Aku jua muslim yang sama-sama ingin melihat kebangkitan Islam…
Aku jua muslim yang bersama-sama melawan arus jahiliyah..
Tapi diri ini tetap ku rasakan masih sungguh jauh untuk menghampiri gerbang syurgaMu ya Allah...Tapi aku tidak sanggup dengan siksaan api nerakaMu...

Ya Allah,
Hinanya diriku ini ya Allah…
Kotornya diriku ini ya Allah…
Jijiknya diriku ini ya Allah…
Berilah hidayah padaku ya Allah…
Janganlah Kau tinggalkan aku walau sesaat…
Pimpinlah aku dalam setiap detik perbuatanku…
Aku tidak sanggup jika Kau berpaling dari memandang diri ini…
Tidak sanggup ya Allah..
Segala-galanya aku berserah padaMu…
Aku tidak dapat membayangkan diriku tanpa pimpinan dariMu ya Allah…
Aku tidak sanggup menjadi sehina-hina manusia pada pandangan-Mu…
Astaghfirullahal‘azim…
Ampunilah aku dalam setiap kejahilan dan kelekaanku..
Hanya pada Engkau aku bergantung dan mengharap segala-galanya….

Air mata membasahi pipi….
Adakah ini air mata keinsafan???
Ini adalah air mata kehinaan yang melanda diri ini…
Diri ini sedih dengan apa yang telah hambaMu ini lakukan….
Aku ingin meminta sesuatu dari Mu..
Tapi aku sungguh malu padaMu ya Allah..

Aku teringat perjuangan Hassan Al-Banna..
Aku sangat mengagumi perjuangan beliau..
Aku mengagumi perjuangan Syed Qutub..
Tapi ya Allah…aku malu ya Allah untuk menyatakannya…
Masih layakkah diri ini menyebut nama Hassan Al-Banna? Nama syed Qutub?
Masih tersisakah pejuang sepertinya untuk diri ini...
Malunya aku ya Allah dengan permintaan ini...
Aku tidak layak memikirkan tentangnya..

Wanita seperti manakah yang Kau pilihkan untuk mereka?
Wanita yang bagaimanakah yang telah Kau pilih untuk melahirkan mereka?
Semestinya seperti Zainab Al-Ghazali dan mereka yang seangkatan dengan beliau…
Aku ingin sekiranya boleh mendampingi orang-orang sekaliber mereka.
Seorang yang hidupnya semata-mata untuk Allah.
Mereka tidak tergoda rayuan harta dan benda apalagi wanita.
Aku ingin sekiranya boleh menjadi seorang ibu bagi mujahid-mujahid seperti Hassan Al-Banna.
Masih tersisakah mujahid seperti Hassan Al-Banna untukku ya Allah?
Layakkah diri ini untuk menjadi peniup semangatnya?
Aku sungguh malu menyatakannya ya Allah…
Sungguh hina diri ini…sungguh kotor diri ini…
Sungguh lemah diri ini untuk mujahid seperti mereka…

Air mata ini jika dialirkan hingga titisan terakhir,
namun ia masih tidak mencukupi untuk menyatakan rasa bersalah dengan dosa-dosa diri ini yang menggunung tinggi...

Ya Allah…..
Pimpinlah daku…
Janganlah Kau tinggalkan aku walau sesaat cuma
Aku tidak sanggup dibiarkan dalam lumpur dosa-dosa hina..
Ampunilah aku ya Allah….
Astaghfirullahal’azim…
Astaghfirullahal’azim…
Astaghfirullahal’azim…


No comments:

Post a Comment

 
Trail Of Waving Hearts