Blogger Backgrounds

Followers

Thursday, April 21, 2011

cukup sekadar itu sahaja,teman...


Assalamualaikum semua yang sudi membaca,

Hai la haiii...dduk sorang2 kat bilik,roomate tak de, muna pun tak de. Bila sorang2 ni,macam2 benda kuar dari kepala untuk di pk kan.:P ntah pape ajelah! 

Lame tak berceloteh kat blog ni, bfore ni pun just mengeluarkan kata dari hati. Tapi hari ni teringin nak kuarkan kata dari mulut pulak. Kata hati n kata mulut is differ..xsame tw.hehe

ouuuchhh ~ penat taip laporan gerk0. Menung sane...menung sini...stop kjap bila kepala tibe2 terkenang...tomahan...herdikan...cacian...tengkengan...cukup semua serba lengkap. Asam garam kehidupan. Yang menggembirakan, yang menyedihkan...sememangnya lumrah alam kan? ~ terima dengan hati terbuka. Sebab Aiman xkesah. S0 ida lagi lah xkesah...mungkin ada hikmah tersirat disebalik yang tersirat.

"APA NI?nak ungkit2 lagi?kata da setle...awat jadi camni???" ye2,saya dgar ayat2 tu berkumandang di setiap pelosok corong2 dinding tebal. Hebat sungguh telinga ciptaan Allah swt...boleh menangkap gelombang halus sehingga ke ear drum saya...MAsyallah!Hebat kan Allah.

kawan,sahabat dan teman...

Sambil ku renung2kan sapu tangan entah pemberian siapa, yang ku dapat dari tangannya...tak tahu dia atau bukan dia yang bagi...Hati ini tetap ingin BERTERIMA KASIH...

SYUKRAN SAHABAT~ sy xada apa2 untuk membalasnya....

Mengenangkan kata2 mu,

"Sejujurnya sudah hilang kepercayaan..."

Oh Tuhan...terasa hinanya diri ini dihadapan hamba2Mu...apatah lagi disisiMu....

Air mata tiba-tiba mengalir. Berat sungguh penderitaan ini. Susah rasenya untuk menerima. Sekelumit maaf tiada terucap. Mungkin aku terlalu berdosa bagimu kawan. Maafkan aku...Maaf atas setiap khilafku....

Diri mana yang xterasa andai diperlakukan sedemikian. Teringat kembali...Kemarahanmu...Suaramu menjatuhkan aku di hadapan ramai...Aku membalas dengan senyuman di dalam hati,yang kau sendiri xmampu melihatnya.Hanya air mata berhamburan apabila terasa diri ini xsanggup lagi untuk meneruskan mendengar kata-katamu. 

Tika itu, kupujuk diri ini...TAk apa...mereka cuma salah faham. Mereka cuma ingin luahkan apa yang mereka rasa. Sabarlah duhai diri. Kuatlah...Agar bisa mengetahui kekurangan mu. Ya...kuteruskan membina kekuatan..Hakikatnya, Ya Allahhhh......xsanggup rasanya....

Tika itu juga,ku susun bait2 kata...agar tidak melukakan hatimu, tidak mengguris perasaanmu, kualun nada penuh kelembutan, agar dikau dapat menerima penjelasanku. Lantas air mata mengalir...Maafkanku, kerana terlalu sukar menerima "diri ini sudah tidak dipercayai lagi"... 

Akhirnya,engkau dapat menerima...

ALHAMDULILLAH,aku bersyukur sahabat....

ALHAMDULILLAH, ENGKAU TELAH MEMBANTU KU YA ALLAH....

Aku bersyukur...syukur yang xterungakap dengan kata2.

Teman,
Diri ini manusia biasa. Percaya atau tidak dikau kepadaku hari ini...esok...atau lusa....terpulanglah...
Cuma satu yang ingin kuluahkan....TAk sanggup rasanya ingin memegang amanah di kemudian hari....

Cukuplah sekadar itu perjuanganku,pengorbananku buat kalian....

Usah diharapkan lagi diri ini. Aku insan yang lemah. Belajar mencari kekuatan. Esok bila aku sudah temui, berdirilah aku dengan kekuatan itu. Teruskanlah perjuanganmu. Aku sudi membantu di setiap kesusahanmu...

Maaf dari hati.....


2 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. sumijelly said...

    sabar lah duhai hati,,,,,,,setiap insan pasti merasa diri dilukai,,,,,ingat,,
    allah hanya memberi ujian kepada hamabanya yang benar-benar kuat untuk menghadapinya,,,bia diri mu tidak dipercayai,,,tetapi bia allah sahaja yang mempercayai hatimu kawan,,,,
    andai dikau terdengar suara-suara sumbang,,teruskan bersabar,,,jangan mudah putus asa kerana allah sentiasa bersama orang-orang yang sabar,,,,,,
    sahabat sejati,,,pais

    ReplyDelete

 
Trail Of Waving Hearts